Minggu, 09 Juni 2013

Tekanan Beton (Concrete Pressure) Saat Pengecoran

Tekanan Beton (Concrete Pressure) Saat Pengecoran Nilai tekanan beton saat pengecoran, sangat penting untuk diketahui dalam perancangan sistem dan detail bekisting, atau formwork baja untuk pekerjaan dengan volume besar. Sebagai gambaran untuk proyek dalam volume besar, berikut ini ilustrasi sistem perancah dan formwork dalam sebuah proyek. Nilai tekanan beton diperlukan dalam perancangan struktur perancah agar tidak terjadi kegagalan berupa : putusnya tierod, deformasi pada formwork, atau bahkan yang paling fatal jebolnya formwork. Hal ini dapat diatasi dengan memperhitungkan beban paling besar yang terjadi saat itu, dalam artikel ini akan dibahas tentang concrete pressure. Concrete pressure sendiri dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ini : 1. Tinggi cor, beton berada dalam kondisi cair (liquid) dan berlaku prinsip hidrostatis, besarnya tekanan berbanding linier dengan tinggi cor 2. Kecepatan cor, semakin tinggi kecepatan cor semakin besar pula tekanan yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan pada kecepatan cor yang rendah (misal 23 cm/jam) beton akan mulai mengeras dan tekanan yang signifikan hanya ditimbulkan oleh lapisan di atasnya yang masih cair. 3. Berat jenis beton 4. Suhu beton, hal ini dikarenakan semakin tinggi suhu beton, akan semakin cepat pula beton tersebut mengeras. Suhu ideal pengecoran adalah 16 – 38 derajat Celcius. 5. Tipe semen, terutama yang ada kaitannya dengan kecepatan pengerasan beton. 6. Proses vibrasi, internal vibration akan mengakibatkan beton benar-benar berlaku seperti liquid dan mengakibatkan tekanan yang besar. Akan tetapi proses vibrasi ini tetap penting diupayakan untuk mencegah ketidaksempurnaan hasil akhir saat beton telah mengeras (misalnya retak). 7. Slump, semakin tinggi nilai slump semakin beton berperilaku laiknya liquid 8. Bahan tambah kimiawi (retarder) TEKANAN BETON (CONCRETE PRESSURE) VS KECEPATAN COR (POURING SPEED) BERDASARKAN DIN 1218 (dalam Kg/meter persegi) FOR STIFF MIX FOR SOFT MIX FOR FLUID MIX FOR LIQUID SPEED 15˚C 20˚C 25˚C 15˚C 20˚C 25˚C 15˚C 20˚C 25˚C 15˚C 20˚C 25˚C Mtr/hr 2100 1785 1470 1900 1615 1330 1800 1530 1260 1700 1445 1190 0 2600 2210 1820 2900 2465 2030 3200 2720 2240 3400 2890 2380 1 3100 2635 2170 3900 3315 2730 4600 3910 3220 5100 4335 3570 2 3600 3060 2520 4900 4165 3430 6000 5100 4200 6800 5780 4760 3 4100 3485 2870 5900 5015 4130 7400 6290 5180 8500 7225 5950 4 4600 3910 3220 6900 5865 4830 8800 7480 6160 10200 8670 7140 5 5100 4335 3570 7900 6715 5530 10200 8670 7140 11900 10115 8330 6 5600 4760 3920 8900 7565 6230 11600 9860 8120 13600 11560 9520 7 6100 5185 4270 9900 8415 6930 13000 11050 9100 15300 13005 10710 8 6600 5610 4620 10900 9265 7630 14400 12240 10080 17000 14450 11900 9 Pedoman untuk membedakan jenis beton TYPE OF CONCRETE CONCRETE SLUMP (CM) SPREAD OUT DIMENSION STIFF MIX. K1 0-1,5 0-36 SOFT MIX. K2 1,5-5,0 36-40 FLUID MIX. K3 5,0-16,0 40-50 LIQUID MIX. 16,0 >50 • Nilai slump 14 cm • Tinggi kolom 3 meter, dicor rata-rata selama 1 jam Maka beton kita golongkan sebagai Fluid Mix K3 dan dengan kecepatan cor 3 meter/jam didapat concrete pressure maksimum 6000 kg/meter persegi (diambil yang paling besar untuk keamanan desain). Nilai inilah yang dapat digunakan dan ditransformasi menjadi beban merata (untuk penyederhanaan kasus) dalam perancangan struktur perancah. Sebagai perbandingan silahkan bereksperimen dengan tabel yang terdapat di “Buku Referensi Untuk Kontraktor Bangunan Gedung dan Sipil” terbitan PT PP (Persero). Tabel dapat dilihat di halaman 221. Dengan data yang sama, diperoleh tekanan beton sebesar 4320 kg/meter persegi. Jika digunakan tabel sesuai DIN 1218, dengan suhu 25 derajat Celcius ketemu 4200 kg/meter persegi. Jadi nampaknya dalam buku tersebut digunakan suhu ideal cor yang sesuai dengan iklim tropis, yaitu 25 derajat Celcius. Akhir kata ya, pilihlah yang paling sesuai dengan “hati nurani”-mu..

Kamis, 23 Mei 2013

Saat Teduh Bersama Tuhan



Mana yang utama??
Hari itu menjadi hari yang begitu menjengkelkan dalam hidupku. Semua yang kukerjakan   berantakan. Berbagai kegiatan yang sudah di-planningkan  GATOT alias gagal total!!. Aku bingung, salah dimana ya?  Oh God,, aku baru sadar kalau ternyata pagi tadi aku ga memulai hariku dengan duduk diam mendengarkan suaraMU.
Guys, pernah ga kalian ngalamin kejadian seperti kisah diatas? (Hayo ngaku!!). “Mendekatlah  kepada Allah dan Ia akan mendekat kepadamu” tulis Kitab suci (Yak 4:8). Banyaknya rutinitas, khususnya bagi mahasiswa nih, entah itu Praktek, Tugas besar, Presentasi,dsb, kerap menyita perhatian dan fokus kita. Dan ga jarang kita akhirnya mengorbankan waktu-waktu khusus yang tadinya buat saat teduh, bible reading  dan doa pribadi menjadi terabaikan. Kerapkali kita kompromi; “Yang penting tugas gw kelar dulu, saat teduh mah bisa ntar malem aja. Dah deadline nih masalahnya”.  Malamnya, karena kecapean akhirnya kebablasan tidur deh ampe pagi sehingga lupa saat teduh (sate).
Kitab Amsal katakan,”Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan, maka terlaksanalah segala rencanamu”. Nats ini menjadi salah satu ayat favoritku, kadang ketika aku mulai dititik jenuh atau malas berdoa/sate, aku ingat ayat ini dimana segala sesuatu yang kita kerjakan harusnya dimulai dengan penyerahan totally kepada DIA, sumber segalanya, maka yakinlah apapun yang kita kerjakan akan dibuat berhasil, sesuai kehendakNya.
Doug Banister dalam bukunya “Haus akan Allah” mengatakan bahwa Allah menciptakan kita untuk sebuah hubungan, berhubungan dengan Allah dan juga orang lain. Mengapa? Karena Allah yang dinyatakan di dalam Alkitab adalah Allah yang bersifat relasional. Hubungan yang terjalin semestinya adalah hubungan yang bersifat pribadi, hubungan yang bertemu muka dengan muka, hubungan yang tidak dapat diwakilkan. Bagi sobat yang pernah PDKT dengan ‘someone’ tentunya  hubungannya diawali dari sebuah hubungan yang dekat dan komunikasi yang terus-menerus. Demikian juga pengenalan kita akan Allah dapat terjadi jika kita memiliki hubungan pribadi yang dekat dan komunikasi yang terus-menerus dengan Dia melalui firman-Nya.
Doug Banister menambahkan:”Ketika kita tidak memiliki hubungan dengan Allah, ketika kita tidak berjalan setiap hari dengan kesadaran akan diri kita yang dikasihi, ketika suara Yesus bukan suara yang meneguhkan dan membimbing jiwa kita, pastilah kita akan mencari peneguhan dan bimbingan kita dari tempat lain. Jiwa kita yang kosong tidak akan bertahan dalam kekosongan tersebut. Ketika Allah siap tidak hadir, sekumpulan allah lainnya siap untuk menggantikan,”
Guys, kuliah memang bagian paling penting bagi kita sebagai mahasiswa. Kita berjuang banget buat dapetin nilai yang baik, ilmu sebanyak-banyaknya, dan lulus tepat waktu. Tapi, itu tidaklah ada artinya  jika studymu tidak memuliakan Tuhan. Artinya, jika fokus kita hanya study tapi tidak menjalin relasi yang “intim” dengan Tuhan lewat sate, doa, bible reading, maka semua sia-sia. Apalagi jika kita masih suka meng-halalkan cara-cara yang tercela dalam study (mis: nyontek saat ujian, copy paste tugas, dsb), wah dijamin deh, Tuhan ga berkenan banget dengan study kita. So, bagi sobat yang belum teratur sate, mulai sekarang sisihkan waktu, bukan menyisahkan. Dan bagi sobat yang sudah rutin sate tapi akhir-akhir nih mulai jenuh, buatlah cara-cara kreatif untuk membantu kita menikmati hadirat Tuhan dalam jam-jam sate, mis; diawali dengan ngedengerin musik rohani, nyanyi lagu penyembahan, ataupun mencari tempat yang berbeda dari biasanya.
Selamat bertumbuh dalam Hadirat Tuhan.                                                    


 God bless you all.

Kamis, 01 Maret 2012

JESUS CHANGE EVERYTHING


JESUS CHANGE EVERYTHING
( II Korintus 5:15)
Menurunnya kualitas  hidup manusia, itu fakta yang tidak bisa dibantah. Di jaman Adam manusia bisa hidup hampir seribu tahun. Tetapi sejak jaman Nuh manusia paling banter hidup 120 tahun atau berkisar 12% dari manusia pertama. Kemudian di era Musa, umur manusia paling banter 70 tahun. Bila sekarang orang hidup 80 tahun, masih sehat, kita harus bersyukur sekali. Maka dibanding usia manusia pertama ke sekarang, yang sisa hanya sekitar 7%. Drop jauh sekali.
Dosa membuat kualitas hidup manusia makin hari makin turun.
“karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangaan kemuliaan ALLAH”
( Roma 3:23)
Tapi tunggu dulu, di ayat selanjutnya dikatakan bahwa kita telah dibenarkan dengan cuma-cuma oleh kasih karunia karena penebusan dalam Kristus Yesus ( Roma 3:24). Tuhan menyelamatkan Nuh, menggambarkan penyelamatan bagi orang percaya dari tengah kekacauan. Jaman Musa kita melihat kasih karunia Tuhan membawa umat keluar dari tanah perbudakan. Tidak ada satu orang pun yang sempurna. Tapi Tuhan kita sempurna, dan Dia akan menyempurnakan kita dalam kekurangan kita, kalau kita hidup menaruh harap pada Dia.  
“Dan kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka”. ( II Korintus 5:15)
Guys, kita semua adalah seperti Zakheus, yang datang dengan latar belakang yang berbeda, dan kita ingin melihat Tuhan, serta mengalami jamahan kasih-Nya. Tidak ada kesalahan yang terlalu besar bagi Tuhan untuk diampuni. Dimana dosa semakin besar, maka kasih-Nya akan semakin besar dan nyata. Tuhan tidak mempermasalahkan masa lalu, dan dosa-dosa kita. (jadi teringat lagu nikita; “ walau dosaku merah, bak kain kesumba, Engkau menjadikanku, putih. Seperti bulu domba”). Yang Dia mau adalah, kita menyadari akan semua dosa-dosa kita, bertobat, dan mengalami kasih-Nya yang begitu besar. Kasih yang sempurna, kasih yang “Agape”, yang bukan dari dunia ini, yang dapat merubah segalanya.
Orang yang sudah mengalami jamahan kasih Allah, seharusnya tidak boleh menjadi manusia yang sama lagi. Kehidupannya harus benar-benar berubah dan menunjukkan perilaku sebagai ciptaan baru.
Jadi setiap orang yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."  (II Korintus 5:17)
Kehidupan lama kita sering penuh putus asa, dosa, penyesalan, ketidakbahagiaan, melayani diri sendiri dan tidak melayani Tuhan. Kehidupan baru baru  kita menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat adalah penuh dengan Buah Roh kudus seperti : damai, cinta, kegembiraan, kesabaran, kebaikan, kelembutan, kesetiaan, pengendalian diri. Kerajaan Allah dapat memerintah dalam kehidupan kita.
Bagaimana kita mengalami kerajaan Allah dalam hidup kita? Pertama,kita harus menerima kristus sebagai Tuhan dan juruselamat. Kita juga harus bertobat yang berarti berbalik kepada Allah. Meminta pengampunan dosa kita, dan membiarkan Yesus kristus mengubah hidup kita dan membuat segala sesuatu yang baru.
Salah satu tuntutan Tuhan untuk setiap orang percaya adalah adanya buah dalam hidupnya. Buah yang dihasilkan sebagai tanda bahwa hidupnya yang lama sudah berlalu dan diubahkan oleh Tuhan. Pertobatan tidak dilihat dari seberapa lama tangisan kita saat mengakui dan menyesali semua dosa-dosa kita di hadapan Tuhan, juga tidak dilihat dari banyaknya janji atau komitmen yang kita ucapkan di hadapan Tuhan dan manusia, melainkan dari apa yang dapat diamati orang lain dari luar melalui kesaksian hidup kita.
Dampak perubahan hidup yang disebabkan karena perjumpaan kita dengan Tuhan dan kuasa firman-Nya haruslah terlihat dalam keseharian hidup kita dalam perkataan, perbuatan, termasuk ke mana kita akan berlari ketika mengalami masalah dalam hidup ini. Alkitab mengatakan bahwa ketika kita berbuah banyak , maka Bapa di surga akan dimuliakan melalui kehidupan kita. Alkitab mengatakan bahwa ketika kita berbuah banyak, maka Bapa di surga akan dimuliakan melalui kehidupan kita.

Malam ini, mari kita renungkan sejenak, apakah sampai saat ini cara hidup kita sudah menunjukkan bahwa kita adalah orang yang sudah diubahkan oleh Tuhan?
 Jadilah manusia yang baru di dalam Tuhan, yang telah diubahkan oleh kasih dan kuasa-Nya, supaya dunia boleh melihat dan merasakan buah dari pertobatan kita.
            Semoga lagu ini menolong kita untuk semakin menyadari bahwa keselamatan satu-satunya datangnya hanya dari Yesus kristus dan kiranya kita mau melembutkan hati kita untuk di ubahkan olehNYA….
            HIDUP BARU
O Bapa, ku bersyukur  kepadaMU
Kau berikan hidup baru padaku
Tanpa kasihMU kepada diriku
Hidup ini jadi sia-sia.
Ku sadar bukan karena usahaku
Tapi kar’na anugerah semata
Kau korbankan Yesus mati di salib
Demi keselamatan jiwaku
Reff :    ku rasakan perubahan hidupku
Sejak kau b’rikan hidup yang baru padaku
Jiwaku yang hampa dipuaskan kasihMU
Hidupku kini menjadi pasti.